Senin, 12 November 2018

Teori dua faktor Frederick Herzberg

Teori dua faktor Frederick Herzberg 

Teori dua faktor Frederick Herzberg
Teori dua faktor Frederick Herzberg merupakan teori yang didalamnya terdapat dua faktor, faktor intrinsik dan ekstrinsik. Faktor intrinsik ini berkaitan dengan kepuasan kerja, sedangkan faktor ekstrinsik berkaitan dengan ketidakpuasan kerja. Teori dua faktor ini juga sering disebut dengan teori motivasi higienis. 

Sebelumnya kita sudah membahas tentang dua teori memotivasi karyawan, yang pertama dalah teori kebutuhan hierarki maslow, dan teori X dan Y McGregor. Silahkan klik link tersebut, apabila ingin mengetahui lebih lanjut tentang kedua materi tersebut.
Frederick Herzberg menyimpulkan bahwa seorang karyawan apabila merasa puas atau nyaman maka akan berkaitan dengan faktor-faktor motivator, sedangkan apala karyawan tidak memperoleh kepuasan kerja maka hal itu berkaitan dengan faktor higieneis. 

Ketika seseorang merasa nyaman dengan pekerjaan yang dilakoni,  mereka akan cenderung menyebutkan faktor-faktor intrinsik yang muncul dari pekerjaan itu sendiri seperti pencapaian, pengakuan, tanggung jawab, kemajuan, dan prestasi.  Sedangkan apabila seorang karyawan tidak merasa nyaman atau puas dengan pekerjaannya, maka ia akan menyebutkan faktor-faktor ekstrinsik seperti pengawasan, kebijakan perusahaan, kondisi kerja, gaji, dan beberapa hal lainnya yang akan kami sebutkan dibawah.

Frederick menyebutkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakpuasan kerja adalah faktor-faktor higienis, ketika faktor-faktor ini terpenuhi maka seorang karyawan tidak akan tidak puas, tetapi mereka juga tidak merasa puas (atau termotivasi), artinya biasa-biasa saja netral.

Kemudian apabila ingin memotivasi karyawannya, maka harus ditambahi dengan motivator yang berkaitan dengan faktor-faktor intrinsik yang ada pada pekerjaan itu sendiri. 

Faktor Motivator agar karyawan termotivasi antara lain sebagai berikut :
  1. Prestasi
  2. Pengakuan
  3. Pekerjaan itu sendiri
  4. Kemajuan
  5. Pertumbuhan

Faktor higienis yang apabila tidak terpenuhi karyawan akan merasa tidak puas, tetapi apabila terpenuhi mereka biasa-biasa saja (belum tentu termotivasi). Faktor-faktornya antara lain :
  1. Pengawasan
  2. Kebijakan Perusahaan
  3. Hubungan dengan Penyelia
  4. Kondisi kerja
  5. Gaji
  6. Hubungan dengan rekan kerja
  7. Kehidupan pribadi
  8. Hubungan dengan bawahan
  9. Status 
  10. Keamanan

Faktor-faktor higienis sangat berhubungan dengan lingkungan pekerjaan, lingkungan pekerjaan yang baik akan membuat seorang karyawan merasa nyaman.

Keyword :
teori dua faktor teori dua faktor herzberg teori dua faktor herzberg pdf teori dua faktor frederick herzberg teori dua faktor dari herzberg teori dua faktor herzberg tentang motivasi teori dua faktor menurut frederick herzberg teori dua faktor teori dua faktor herzberg teori dua faktor herzberg pdf teori dua faktor frederick herzberg teori dua faktor dari herzberg teori dua faktor herzberg tentang motivasi teori dua faktor menurut frederick herzberg teori dua faktor teori dua faktor herzberg teori dua faktor herzberg pdf teori dua faktor frederick herzberg teori dua faktor dari herzberg teori dua faktor herzberg tentang motivasi teori dua faktor menurut frederick herzberg teori dua faktor teori dua faktor herzberg teori dua faktor herzberg pdf teori dua faktor frederick herzberg teori dua faktor dari herzberg teori dua faktor herzberg tentang motivasi teori dua faktor menurut frederick herzberg teori dua faktor teori dua faktor herzberg teori dua faktor herzberg pdf teori dua faktor frederick herzberg teori dua faktor dari herzberg teori dua faktor herzberg tentang motivasi teori dua faktor menurut frederick herzberg teori dua faktor teori dua faktor herzberg teori dua faktor herzberg pdf teori dua faktor frederick herzberg teori dua faktor dari herzberg teori dua faktor herzberg tentang motivasi teori dua faktor menurut frederick herzberg teori dua faktor teori dua faktor herzberg teori dua faktor herzberg pdf teori dua faktor frederick herzberg teori dua faktor dari herzberg teori dua faktor herzberg tentang motivasi teori dua faktor menurut frederick herzberg teori dua faktor teori dua faktor herzberg teori dua faktor herzberg pdf teori dua faktor frederick herzberg teori dua faktor dari herzberg teori dua faktor herzberg tentang motivasi teori dua faktor menurut frederick herzberg teori dua faktor teori dua faktor herzberg teori dua faktor herzberg pdf teori dua faktor frederick herzberg teori dua faktor dari herzberg teori dua faktor herzberg tentang motivasi teori dua faktor menurut frederick herzberg teori dua faktor teori dua faktor herzberg teori dua faktor herzberg pdf teori dua faktor frederick herzberg teori dua faktor dari herzberg teori dua faktor herzberg tentang motivasi teori dua faktor menurut frederick herzberg

Jumat, 02 November 2018

5 Cara Menanam Hidroponik

5 Cara Menanam Hidroponik

5 Cara Menanam Hidroponik

Hidroponik adalah cara untuk menumbuhkan tanaman baru. Metode ini sangat populer karena tanaman tidak lagi membutuhkan lahan dan lahan yang luas. Dengan menggunakan hidroponik, Anda tidak perlu khawatir menanam di mana saja, karena Anda dapat tumbuh di mana saja. Anda dapat menggunakan material lama dan menggantungnya di dinding. Tidak hanya itu, penggunaan media air yang semakin meningkat ini dapat mengasah kreativitas Anda untuk menangani dan menciptakan media pertanian baru.

Dengan menanam menggunakan hidroponik, hasilnya akan lebih cepat. Tetapi Anda juga harus memperhatikan aspek lain, yaitu: memberikan nutrisi, intensitas cahaya dan keakuratan suhu di sekitar tanaman. Untuk pemula, Anda harus memperhatikan air nutrisi, yang benar-benar tepat dan dapat diserap dengan sempurna. Ini karena dengan menggunakan hidroponik, nutrisi yang didapat hanya dilewatkan melalui air nutrisi.

Bagi para pemula yang masih bingung tentang cara menanam hidroponik, silakan lihat di bawah ini.

Cara menumbuhkan hidroponik

Ada beberapa cara untuk menjalankan pertanian hidroponik.

1. Cara menggunakan NFT (teknologi membran nutrisi) untuk menumbuhkan hidroponik

Metode ini adalah metode yang paling umum digunakan oleh banyak orang dalam penerapan metode budidaya hidroponik.

Cara menanam Hidroponik:
  1. Siapkan beberapa pipa atau saluran air dan pompa.
  2. Lubang-lubang di pipa didasarkan pada panjang. Pastikan satu lubang memiliki jarak yang sama dengan yang lain.
  3. Aturlah pipa atau saluran air yang siap menjadi tempat menumbuhkan tanaman.
  4. Siapkan waduk di ujung bawah pipa.
  5. Pasang pompa untuk mengalirkan air nutrisi untuk aliran maksimum
Konsep dasar dari metode ini adalah menumbuhkan akar tanaman yang tumbuh di lapisan dalam nutrisi tanpa mendalam, dan menjaga sirkulasi, sehingga tanaman terus mendapatkan nutrisi yang baik, oksigen dan air.

2. Cara menggunakan WICK untuk menumbuhkan hidroponik

Cara kedua dari tanaman hidroponik juga cara pertama. Metode ini lebih disukai karena mudah dibuat dan mudah diperoleh serta bahan yang tidak mahal. Anda bahkan dapat menggunakan barang-barang bekas.

Anda hanya perlu mempersiapkan:
  1. Air mineral dalam kemasan 1
  2. Alat pemotong
  3. Kompor atau poros flanel
  4. Alat yang digunakan untuk stamping bisa berupa solder atau paku
  5. Air bergizi

Bagaimana cara melakukannya:
  1. Potong botol bekas menjadi dua bagian.
  2. Buka tutupnya.
  3. Gabungkan kedua bagian botol bersama-sama. Caranya adalah dengan meletakkan moncong botol ke bawah.
  4. Pasang batang atau flanel ke dalam lubang di tutup untuk memastikan sumbu atau kain menyerap nutrisi.
  5. Bibit tanaman memiliki tanah yang cukup di bagian atas botol.
  6. Isi botol bawah dengan air nutrisi
Menanam sayuran dengan dua cara dan cara menanam tanaman melalui hidroponik menghemat ruang dan waktu untuk dibuang. Semoga bermanfaat.


Lihat Juga :
Keyword :
hidroponik hidroponik adalah hidroponik sederhana hidroponik kangkung hidroponik cabe hidroponik paralon hidroponik sistem wick hidroponik pdf hidroponik jogja hidroponik surabaya hidroponik sayuran hidroponik nft hidroponik sawi hidroponik rakit apung hidroponik bandung hidroponik tomat hidroponik bawang merah hidroponik dft hidroponik untuk semua hidroponik selada hidroponik bayam hidroponik pemula hidroponik wick hidroponik vertikal hidroponik bali hidroponik sistem nft hidroponik cabai rawit hidroponik buah hidroponik tanpa nutrisi hidroponik untuk pemula hidroponik organik hidroponik pakcoy hidroponik padi hidroponik tanpa pompa hidroponik vertikultur hidroponik bogor hidroponik di rumah hidroponik pipa hidroponik tanaman hidroponik kit hidroponik tower hidroponik murah hidroponik talang air hidroponik bunga hidroponik rumahan hidroponik daun bawang hidroponik tanaman buah hidroponik rakit apung pdf hidroponik ppt hidroponik anggrek hidroponik dinding hidroponik tanaman hias hidroponik jepang hidroponik brokoli hidroponik lampung hidroponik cabe sistem wick hidroponik surabaya omah hidroponik waru jawa timur hidroponik tanpa atap hidroponik agrofarm bandungan hidroponik mini hidroponik indoor hidroponik jakarta timur hidroponik dengan paralon hidroponik dalam ruangan hidroponik yogyakarta hidroponik unik hidroponik cirebon hidroponik modern hidroponik terong pakcoy hidroponik 1 minggu hidroponik mojokerto hidroponik rakit apung tanpa aerator hidroponik gresik hidroponik jambi hidroponik jember hidroponik adalah pdf hidroponik rockwool hidroponik vertical tower hidroponik caisim hidroponik farm hidroponik gantung hidroponik dan kolam ikan hidroponik di dinding hidroponik youtube hidroponik fertigasi cabe hidroponik rumah hidroponik aquaponik hidroponik industri hidroponik casa farm hidroponik cantik hidroponik gelas plastik hidroponik jagung hidroponik aeroponik hidroponik lembang hidroponik kaskus hidroponik wikipedia hidroponik nutrisi hidroponik nft dan dft pompa hidroponik 3 meter hidroponik otomatis hidroponik lengkap hidroponik organik di rumah hidroponik power hidroponik ikan hidroponik aqua hidroponik vs aquaponik hidroponik kacang hijau hidroponik kailan hidroponik cikarang hidroponik jahe merah hidroponik cilacap hidroponik jahe hidroponik lidah buaya hidroponik online pompa hidroponik 5 meter hidroponik hijau hidroponik irigasi tetes hidroponik organik sederhana hidroponik rak hidroponik horizontal hidroponik nft paralon hidroponik gel hidroponik yang paling menguntungkan hidroponik indramayu hidroponik ipb hidroponik nganjuk hidroponik ebook hidroponik hias hidroponik family kios kota jambi jambi hidroponik lamongan hidroponik agrofarm bandungan kota semarang jawa tengah hidroponik ubi jalar pameran hidroponik 2017 hidroponik dari botol bekas hidroponik menggunakan botol bekas hidroponik hidroponik adalah hidroponik sederhana hidroponik kangkung hidroponik cabe hidroponik paralon hidroponik sistem wick hidroponik pdf hidroponik jogja hidroponik surabaya hidroponik sayuran hidroponik nft hidroponik sawi hidroponik rakit apung hidroponik bandung hidroponik tomat hidroponik bawang merah hidroponik dft hidroponik untuk semua hidroponik selada hidroponik bayam hidroponik pemula hidroponik wick hidroponik vertikal hidroponik bali hidroponik sistem nft hidroponik cabai rawit hidroponik buah hidroponik tanpa nutrisi hidroponik untuk pemula hidroponik organik hidroponik pakcoy hidroponik padi hidroponik tanpa pompa hidroponik vertikultur hidroponik bogor hidroponik di rumah hidroponik pipa hidroponik tanaman hidroponik kit hidroponik tower hidroponik murah hidroponik talang air hidroponik bunga hidroponik rumahan hidroponik daun bawang hidroponik tanaman buah hidroponik rakit apung pdf hidroponik ppt hidroponik anggrek hidroponik dinding hidroponik tanaman hias hidroponik jepang hidroponik brokoli hidroponik lampung hidroponik cabe sistem wick hidroponik surabaya omah hidroponik waru jawa timur hidroponik tanpa atap hidroponik agrofarm bandungan hidroponik mini hidroponik indoor hidroponik jakarta timur hidroponik dengan paralon hidroponik dalam ruangan hidroponik yogyakarta hidroponik unik hidroponik cirebon hidroponik modern hidroponik terong pakcoy hidroponik 1 minggu hidroponik mojokerto hidroponik rakit apung tanpa aerator hidroponik gresik hidroponik jambi hidroponik jember hidroponik adalah pdf hidroponik rockwool hidroponik vertical tower hidroponik caisim hidroponik farm hidroponik gantung hidroponik dan kolam ikan hidroponik di dinding hidroponik youtube hidroponik fertigasi cabe hidroponik rumah hidroponik aquaponik hidroponik industri hidroponik casa farm hidroponik cantik hidroponik gelas plastik hidroponik jagung hidroponik aeroponik hidroponik lembang hidroponik kaskus hidroponik wikipedia hidroponik nutrisi hidroponik nft dan dft pompa hidroponik 3 meter hidroponik otomatis hidroponik lengkap hidroponik organik di rumah hidroponik power hidroponik ikan hidroponik aqua hidroponik vs aquaponik hidroponik kacang hijau hidroponik kailan hidroponik cikarang hidroponik jahe merah hidroponik cilacap hidroponik jahe hidroponik lidah buaya hidroponik online pompa hidroponik 5 meter hidroponik hijau hidroponik irigasi tetes hidroponik organik sederhana hidroponik rak hidroponik horizontal hidroponik nft paralon hidroponik gel hidroponik yang paling menguntungkan hidroponik indramayu hidroponik ipb hidroponik nganjuk hidroponik ebook hidroponik hias hidroponik family kios kota jambi jambi hidroponik lamongan hidroponik agrofarm bandungan kota semarang jawa tengah hidroponik ubi jalar pameran hidroponik 2017 hidroponik dari botol bekas hidroponik menggunakan botol bekas Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering Dan Mengelupas Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah Hukum Perbankan dan Lembaga Keuangan Mengenali Penyakit Tipes 7 Penyebab Terjadinya Hidrokel dan 8 Bahayanya Penyakit Hernia, Kenali dan Jauhi Kenalkanlah Demam Berdarah Gawat.! Kurangnya Vitamin D Sebabkan Rematik Info Seputar Penyakit Ginjal MAKALAH PENGANTAR ILMU EKONOMI Cara Mencerahkan Wajah Secara Cepat Mencerahkan Wajah Secara Alami dan Aman Informasi Seputar Penyakit Diabetes

Minggu, 28 Oktober 2018

Budaya Politik Dalam Bernegara

Budaya Politik Dalam Bernegara

Budaya politik

Budaya politik merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan benegara, penyelenggaraan administrasi negara, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat, dan norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya. Budaya politik juga dapat di artikan sebagai suatu sistem nilai bersama suatu masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berpartisipa Asi dalam pengambilan keputusan kolektif dan penentuan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.
Bagian-bagian budaya politik
Secara umum budaya politik terbagi atas tiga :
  1. Budaya politik apatis (acuh, masa bodoh, dan pasif)
  2. Budaya politik mobilisasi (didorong atau sengaja dimobilisasi)
  3. Budaya politik partisipatif (aktif)

Tipe-tipe Budaya politik

Budaya politik parokial yaitu budaya politik yang tingkat partisipasi politiknya sangat rendah. Budaya politik suatu masyarakat dapat di katakan Parokial apabila frekuensi orientasi mereka terhadap empat dimensi penentu budaya politik mendekati nol atau tidak memiliki perhatian sama sekali terhadap keempat dimensi tersebut. Tipe budaya politik ini umumnya terdapat pada masyarakat suku Afrika atau masyarakat pedalaman di Indonesia. dalam masyarakat ini tidak ada peran politik yang bersifat khusus. Kepala suku, kepala kampung, kyai, atau dukun,yang biasanya merangkum semua peran yang ada, baik peran yang bersifat politis, ekonomis atau religius.

Budaya politik kaula (subjek),yaitu budaya politik yang masyarakat yang bersangkutan sudah relatif maju baik sosial maupun ekonominya tetapi masih bersifat pasif. Budaya politik suatu masyarakat dapat dikatakan subyek jika terdapat frekuensi orientasi yang tinggi terhadap pengetahuan sistem politik secara umum dan objek output atau terdapat pemahaman mengenai penguatan kebijakan yang di buat oleh pemerintah. Namun frekuensi orientasi mengenai struktur dan peranan dalam pembuatan kebijakan yang dilakukan pemerintah tidak terlalu diperhatikan. Para subyek menyadari akan otoritas pemerintah dan secara efektif mereka di arahkan pada otoritas tersebut. Sikap masyarakat terhadap sistem politik yang ada ditunjukkan melalui rasa bangga atau malah rasa tidak suka. Intinya, dalam kebudayaan politik subyek, sudah ada pengetahuan yang memadai tentang sistem politik secara umum serta proses penguatan kebijakan yang di buat oleh pemerintah.

Budaya politik partisipan,yaitu budaya politik yang ditandai dengan kesadaran politik yang sangat tinggi. Masyarakat mampu memberikan opininya dan aktif dalam kegiatan politik. Dan juga merupakan suatu bentuk budaya politik yang anggota masyarakatnya sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai empat dimensi penentu budaya politik. Mereka memiliki pengetahuan yang memadai mengenai sistem politik secara umum, tentang peran pemerintah dalam membuat kebijakan beserta penguatan, dan berpartisipasi aktif dalam proses politik yang berlangsung. Masyarakat cenderung di arahkan pada peran pribadi yang aktif dalam semua dimensi di atas, meskipun perasaan dan evaluasi mereka terhadap peran tersebut bisa saja bersifat menerima atau menolak.

Lihat Juga :

Keyword :
budaya politik budaya politik partisipan budaya politik di indonesia budaya politik parokial budaya politik adalah budaya politik indonesia budaya politik yang berkembang di indonesia budaya politik kaula budaya politik menurut para ahli budaya politik subjek budaya politik yang berkembang di masyarakat indonesia sekarang adalah budaya politik partisipan adalah budaya politik tradisional budaya politik militan budaya politik demokratis budaya politik toleransi budaya politik modern budaya politik seseorang dipengaruhi oleh budaya politik santri budaya politik jawa budaya politik pdf budaya politik priyayi budaya politik kaula adalah budaya politik masyarakat indonesia budaya politik secara umum budaya politik sunda budaya politik yang berkembang di masyarakat budaya politik batak budaya politik pada masa orde baru budaya politik partisipasi budaya politik indonesia saat ini budaya politik partisipatif budaya politik yang ada di indonesia budaya politik yang berkembang dalam masyarakat dapat diukur melalui budaya politik indonesia masa orde baru budaya politik unggul budaya politik dayak budaya politik malaysia budaya politik indonesia mempunyai kecenderungan hierarki yang tegas budaya politik indonesia pada masa orde baru budaya politik konvensional budaya politik non konvensional budaya politik orde baru budaya politik subjek partisipan di indonesia berlangsung pada masa budaya politik suku dayak budaya politik budaya demokrasi dan civil society budaya politik jawa barat budaya politik berdasarkan sikap yang ditunjukkan budaya politik china budaya politik cina budaya politik jepang budaya politik jerman budaya politik kelas 11 budaya politik lokal budaya politik luar negeri budaya politik negara berkembang budaya politik negara inggris budaya politik negara malaysia budaya politik negara thailand budaya politik radikal budaya politik status quo budaya politik suku batak Terimakasih atas informasinya POSISI BIROKRASI DALAM PEMERINTAHAN Mengatasi Wajah keriput Dengan Cepat Produk Untuk Kulit Kusam MAKALAH HUKUM BISNIS DOC Hadits Lemah tentang Bendera Rasulullah Cara Mengatasi Alzheimer Secara Tepat Cream Pencerah Wajah Remaja Aman 6 Gejala Penyakit Kelenjar Getah Bening

Senin, 15 Oktober 2018

Siklus Akuntansi Pendidikan

Siklus Akuntansi Pendidikan

Intinya, jika orang tidak memahami siklus akuntansi, mereka tidak dapat memahami orang yang menulis laporan keuangan. Kenapa begitu? Akuntansi »pada dasarnya adalah proses pengolahan informasi yang menghasilkan informasi akuntansi, salah satu bentuk output adalah laporan keuangan.

Memahami siklus akuntansi pendidikan

Laporan keuangan ini adalah hasil akhir dari proses akuntansi, kegiatan pengumpulan dan pengolahan data keuangan, dalam bentuk laporan keuangan atau abstrak lain yang dapat digunakan untuk membantu pengguna dalam membuat atau membuat keputusan. Dalam penyusunan laporan keuangan yang dapat dihitung dan diterima secara umum »Prinsip-prinsip akuntansi, prosedur, metode dan teknik yang dicakup oleh prinsip-prinsip akuntansi disebut siklus akuntansi.
Memahami siklus akuntansi adalah proses penyediaan laporan keuangan organisasi untuk jangka waktu tertentu. Siklus akuntansi dapat dibagi ke dalam periode, yaitu, transaksi log dan transfer ke buku besar dan penyusunan laporan keuangan pada akhir periode. Pekerjaan yang dilakukan pada akhir periode juga termasuk menyiapkan akun untuk mencatat transaksi untuk periode berikutnya.
Jumlah langkah yang harus diambil pada akhir periode ini berarti sebagian besar pekerjaan dilakukan pada akhir tahun, tetapi lebih banyak waktu diperlukan untuk pencatatan dan transmisi dalam periode saat ini daripada di akhir periode.

Proses proses siklus akuntansi pendidikan

Sebagaimana disebutkan di atas, siklus akuntansi adalah contoh dari serangkaian prosedur yang didefinisikan dalam periode waktu »dari kegiatan akuntansi pertama dari catatan akuntansi yang disiapkan oleh laporan keuangan, dan seluruh buku ditutup, merekam persiapan Senna berikutnya untuk transaksi.

Tahapan siklus akuntansi pendidikan

Siklus akuntansi dapat dibagi menjadi tiga fase: yaitu;
1. Tahap pencatatan, kegiatan untuk mengidentifikasi dan mengukur bukti transaksi dan merekam bukti. Catat bukti transaksi untuk aktivitas di buku harian atau buku harian. Transfer (terbitkan) jurnal Anda sendiri berdasarkan grup atau masukkan akun buku besar.
2. Tahap pengikhtisaran, siapkan neraca (neraca saldo) berdasarkan akun buku besar. Sesuaikan entri. Siapkan lembar kerja (lembar kerja) atau keseimbangan jalur). Tutup entri jurnal.
3. Tahap Pelaporan, laporan laba Oefrsit. Laporan arus kas. Neraca. Catatan atas laporan keuangan.

Ini adalah pemahaman tentang siklus akuntansi pendidikan, proses siklus akuntansi pendidikan, dan tahap siklus akuntansi pendidikan.

Keyword :
Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi PendidikanSiklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus Akuntansi Pendidikan materi akuntansi pendidikan akuntansi pendidikan pdf makalah akuntansi pendidikan pengertian akuntansi pendidikan Best Information Cream Pengencang Kulit Wajah Paling Cepat MENGENAL AKTIVA TETAP MENGENAL TENTANG PEMASARAN MATERI PERTUMBUHAN EKONOMI POSISI BIROKRASI DALAM PEMERINTAHAN

POSISI BIROKRASI DALAM PEMERINTAHAN

POSISI BIROKRASI DALAM PEMERINTAHAN

Birokrasi publik dan pemerintahan adalah satu paket. Kini, hampir seluruh pemerintahan di dunia mengalami reformasi dan reorganisasi. Hal ini misalnya dibuktikan dengan karya Samuel P. Huntington mengenai gelombang demokratisasi yang tiga gelombang itu. Di dalam karya tersebut, Huntington menyebutkan Negara-negara di dunia mengalami aneka perubahan dari eksklusivitas, inklusivitas, dan kadang kembali berbalik ke arah eksklusivitas kembali. Dalam perubahan-perubahan tersebut, birokrasi selaku “mesin” pemerintah yang mengimplementasikan kebijakan “harian” Negara juga mengalami perubahan.

Persoalan umum yang dihadapi birokrasi publik, terkait masalah demokrasi, adalah efesiensi/inefisiensi dan ketidakmampuan pemerintahan me-manage dirinya selaku sebuah organisasi. Persoalan umum lain Negara demokratis adalah, bagaimana memperkuat kapasitas pemerintah dalam memproses tuntutan dari warganegara serta responsivitas mereka.1 Potret Indonesia

Dalam menghadapi persoalan ini, kerap pemerintah di setiap Negara menerapkan apa yang dinamakan New Public Management (NPM).2 NPM adalah pelembagaan teknik-teknik manajemen yang membuat sektor publik atau birokrasi Negara berfungsi layaknya perusahaan swasta, seraya menekankan peran pemerintah selaku penyedia jasa kepada para “pelanggannya.” Dalam NPM, warganegara diposisikan layaknya “customer” yang dapat memilih layanan-layanan tertentu yang akan mereka terima dari pemerintah.

Selain penerapan NPM, upaya lain guna mengefektifkan layanan pemerintah kepada warganegara adalah pelibatan publik secara lebih langsung dalam memerintah dan memilih kebijakan. Ini misalnya terjadi di Amerika Serikat seperti yang dilaporkan National Performance Review tahun 1993. Di sana, pelibatan publik ini dilakukan dengan cara penguatan kapasitas warganegara biasa dan eselon birokrasi tingkat bawah untuk mempengaruhi kebijakan dan gaya administrasi pemerintahan. Di Kanada, sebuah program bertajuk PS 2000 dan Program for Citizen Engagement juga senada, yaitu memberi kesempatan yang lebih besar kepada warganegara untuk terlibat secara aktif di sektor publik.

Governing dan Governance

Kajian Birokrasi Publik dan Pemerintahan menjadi lebih menarik dikaji jika dibedakan terlebih dulu dua konsep berikut, yaitu Governing (mengatur) dan Governance (memerintah). Governance memiliki nama lain “empowerment” (pemberdayaan) dan “participatory governing” (pemerintahan yang partisipatif). Logika dasar dari governance adalah partisipasi yang lebih besar dari warganegara dalam menyusun dan melaksanan kebijakan akan mempertinggi kualitas pemerintahan. Logika ini didasarkan pada asumsi demokrasi dan efisiensi administrasi Negara.

Asumsi demokrasi menggariskan publik harus punya pengaruh yang lebih besar atas setiap kebijakan yang mengatasnamakan mereka. Dalam demokrasi representatif memang sudah ada pengaruh ini, tetapi hanya secara periodik di dalam pemilu saja. Selain itu, administrasi publik pun dapat lebih didemokratiskan sehingga rata-rata pekerja sektor publik dapat menentukan sifat pekerjaan mereka serta pengaturan kebijakan di dalam organisasi secara keseluruhan.

Sementara itu, logika administrasi menyebutkan bahwa berdasarkan literatur manajemen, jika suatu organisasi dapat dibuat jadi lebih terbuka dan partisipatif, para pekerja akan lebih termotivasi dalam menginvestasikan waktu dan energi mereka demi organisasi. Eselon birokrasi tingkat bawah punya kumpulan informasi seputar “klien” (warganegara) yang mereka beri pelayanan, sehingga mereka tentu tahu kebutuhan dasar mereka. Jika mereka (para eselon bawah ini) diberikan kesempatan berimprovisasi, maka performasi birokrasi Negara secara otomatis akan menaik.

Trust dan Legitimasi. Masalah dasar dari birokrasi publik adalah “trust” (kepercayaan) dan “legitimacy” (keabsahan). Kini telah meruyak kabar seputar ketidakpercayaan masyarakat atas birokrasi Negara. Korupsi, rente, kelambanan, merupakan beberapa keluhan di antaranya. Dengan kata lain, trus warganegara atas birokrasi Negara berada dalam titik rendah. Warganegara pun merasa “tidak percaya diri” ketika berhadapan dengan birokrasi Negara, yang salah satunya diakibatkan ketiadaan “trust” ini.

Hilangnya “trust” juga merupakan hasil dari ketidakmampuan warganegara dalam menentukan pola kebijakan pemerintah. Sebab itu, sebagai jalan keluar, perlu dibangun sarana pelibatan dan pemberdayaan warganegara yang mampu menutupi hilangnya “trus” ini.

Di sisi lain, “legitimasi” pun menjadi masalah tersendiri. Legitimasi berkait dengan masalah pentingnya masyarakat sipil dalam pemerintahan. Asumsinya adalah, agar efektif secara demokratis, pemerintahan harus didukung keterlibatan aktif dari masyarakat sipil.3 Ketika pemerintah memberdayakan keterlibatan kelompok-kelompok sipil dalam pemerintahan, secara otomatis legitimasi mereka akan meningkat. Aktor-aktor masyarakat sipil perlu diajak ikut serta dalam menentukan kebijakan publik.

“Governing” dan “Governance” secara asal bahasa berkait dengan bagaimana mengatur dan mengendalikan sesuatu. Tatkala pemerintah hendak mencapai tujuannya, mereka harus sadar konsekuensi-konsekuensi dari tindakan sebelumnya seraya menggunakan feedback-feedback yang muncul dari lingkungan selaku bahan baku (input) kebijakan kemudian.

Pola “mengatur” atau “governing” tradisional ditandai dengan konsenstrasi otoritas yang hirarkis dan ditentukan dari pusat pemerintahan. Dalam Negara demokratis, otoritas itu dihasilkan lewat mekanisme pemilu, sementara di Negara-negara nondemokratis, otoritas datang dari kendali pemerintah atas instrument-instrumen kekuatan di dalam masyarakat. Baik di Negara demokratis maupun nondemokratis, birokrasi publik dikonseptualisasi sebagai bertanggung jawab pada “political masters” mereka, sementara para staf birokrasi publiknya bercorak hirarkis dan bersifat politis.

Tata cara “governing” seperti ini kemudian direformasi lewat NPM (New Public Management). NPM bercara pandang neo-liberal. NPM cenderung mengurangi posisi dominan dari para politisi dalam birokrasi publik. Kerap dalam NPM ini, manager publik (para kepala badan birokrasi) diambil dari kalangan “luar” pemerintahan dengan tujuan mengaplikasikan tata cara baru dalam melakukan pengaturan (governing). Mereka dapat saja diambil dari direktur-direktur perusahaan swasta, praktisi, akademisi, ataupun organisasi-organisasi LSM. Posisi para kepala ini bukan sekadar kepala birokrasi publik tetapi juga “policy entrepreneur” (wirausahawan kebijakan). Sebab itu, kriteria unggulan dalam NPM adalah pada performa bukan lagi pada kriteria politik.

Di Indonesia dapat kita ambil contoh perekrutan Riny Suwandi (Direktur PT. Astra) selaku Menteri Perdagangan atau Sri Mulyani Indrawati (akademisi) selaku Menteri Keuangan. Upaya-upaya ini dilakukan pemerintah demi mengambil perspektif masyarakat sipil dan professional dalam melakukan penataan kehidupan birokrasi publik. Namun, peralihan otoritas menuju para manager ini bukan tanpa risiko. Terkadang terjadi masalah koordinasi dan koherensi kebijakan di kalangan pemerintah sendiri.

“Governance” atau “memerintah bersama” merupakan pendekatan alternative atas “governing” atau tepatnya, administrasi Negara. Governance hakikatnya adalah pelibatan masyarakat secara lebih besar dalam melakukan “governing”. Governance berupaya mengurangi aspek hirarki dalam sistem administrasi Negara. Masalah hirarki ini kerap dicurigai sebagai penyebab hilangnya “orang-orang berbakat” di dalam pemerintahan dan mengasingkat publik.

Dalam konsep “governance”, masalah jaringan atau “network” menempati posisi penting. Network merupakan komponen sentral dalam kerangka “governance.” Asumsi dasarnya adalah, suatu kebijakan lahir akibat pengaruh aneka organisasi sipil, actor sipil, ataupun lembaga-lembaga pemerintah. Interaksi antarkomponen inilah yang kemudian membentuk “network” suatu kebijakan pemerintah.

Network ini diasumsikan mampu mengatur diri sendiri dan mampu membuat serta mengimplementasikan keputusan atas diri mereka. Network ini menyediakan link antara Negara dengan masyarakat. Namun, ia berbeda dengan hubungan di dalam perusahaan atau korporasi. Dalam “governance network” ini, hubungan lebih bersifat otonom dan bahkan mampu mengesampingkan Negara ketimbang melayaninya.

Network ini dapat berupa struktur terbuka yang akan mengakomodasikan luasnya cara pandang dan pula melibatkan partai-partai politik. Di sisi lain, network ini pun dapat berupa struktur tertutup yang hanya terdiri atas keanggotaan dari mereka-mereka yang punya skill atau pengetahuan tertentu. Ketertutupan ini pun ditandai dengan spesifikasi mereka untuk mempengaruhi kebijakan-kebijakan tertentu saja.

Jika NPM hanya mengupayakan desentralisasi implementasi kebijakan, maka “governance” justru mengupayakan pembuatan kebijakan dalam cara yang lebih terdesentralisasi. Dalam “governance” hirarki organisasi lebih bersifat datar dan bersifat bottom-up, ketimbang di NPM yang top-down.

Governance dan Demokrasi

Dalam pengertian umum demokrasi perwakilan, warganegara terlibat dalam penentuan kebijakan hanya secara periodik, di waktu pemilu saja. Kini, lewat konsep “governance” keterlibatan warganegara hendak dilakukan setiap saat. Warganegara dapat terlibat dalam penentuan kebijakan dan cara pelaksanaannya melalui serangkaian aktivitas yang menghubungkan publik pada pemerintah.

Lewat konsepsi “governance” terjadi peralihan lokus keterlibatan publik, dari sekadar input (pemilu) menjadi output (penentuan kebijakan dan pelaksanaannya). Pemerintah dalam persepsi NPM legitimasinya berada dalam hal output mereka atas “customer” (warganegara). Dalam “governance” terdapat lebih elemen demokrasi dan politik yang terlibat dalam legitimasi. Namun, legitimasi politik tersebut bukan berasal dari partai politik dan caleg terpilih, tetapi lebih diturunkan dari kontak-kontak langsung antara warganegara dengan pemerintah, khususnya dengan birokrasi-birokrasi pemerintah. Ini atas asumsi, warganegara lebih banyak bersentuhan dengan para birokrat ketimbang caleg terpilih mereka.

Pada sisi lebih lanjut, kontak-kontak yang terjalin antara warganegara dengan birokrat akan mendorong terbentuknya “trust” dalam sistem pemerintahan dan atas pemerintah itu sendiri. Interaksi ini terjalin juga antara kelompok-kelompok sosial masyarakat dengan pemerintah, yang jika berjalan dengan harmonis, akan mendorong terbentuknya citra positif atas pemerintah.

Governance dan Efektivitas

Demokratisasi dan legitimasi adalah pendekatan dasar memerintah di dalam administrasi Negara. Kendati hirarki merupakan suatu kebutuhan dalam memanage sejumlah besar orang dengan ragam pekerjaan, tetapi model manajemen partisipatif diyakini dapat memuncul efektivitas hasil yang lebih besar lagi. Keterlibatan klien dan publik diyakini punya konsekuensi yang positif pada program-program publik. Efektivitas ini datang dari pengerjaan tugas secara bersama lewat organisasi-organisasi jaringan (network).

Salah satu kelebihan dari jaringan organisasi ini adalah terlibatnya birokrat di lini depan dalam pembuatan keputusan. Jadi, tatkala suatu masalah muncul dan diidentifikasi sumber dan solusinya, dengan bantuan organisasi-organisasi masyarakat sipil, birokrat lini depan langsung mengambil inisiatif tindakan. Keputusan yang diambil punya nilai legitimasi karena melibatkan organisasi publik nonpemerintah.

Pem-bypass-an pengambilan keputusan ini mampu menembus kerumitan pembuatan kebijakan baru yang melanda hirarki pembuatan keputusan birokrasi secara tradisional. Tentu saja, masalah yang kemudian muncul adalah integrasi antar kebijakan dan struktur lini birokrasi yang berbeda-beda. Namun, jika ditinjau dari sisi efektivitas, maka cara pembuatan di lini cukup cepat. Tentu saja tanpa menghilangkan derajat integrasi antar kebijakan itu.

Salah satu unsur penting dalam efektivitas ini adalah responsivitas. Responsivitas adalah kemampuan birokrasi untuk mengenali kebutuhan masyarakat, menyusun agenda dan prioritas pelayanan, serta mengembangkan program-program pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.4 Responsivitas ini berkait erat dengan actor yang mempengaruhi pembuatan keputusan dan pelaksanaannya. Pertama, birokrat di tingkat lini secara otomatis lebih mengetahui problem masyarakat akibat ia bersentuhan langsung. Kedua, elemen masyarakat (biasanya organisasi kemasyarakatan) merupakan saluran masyarakat dalam menghadapi Negara, yang harus dilibatkan dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan.

Kesimpulan

Pertama, seluruh pemerintahan di dunia pasti pernah mengalami reformasi dan reorganisasi sektoru administrasi publik atau birokrasi. Kedua, dua pendekatan yang perlu digarisbawahi dalam mengidentifikasi hubungan antara birokrasi dan demokrasi pada sector public adalah Governing dan Governance. Ketiga, governing erat berkait dengan aspek mengatur ataupun menggariskan, di mana peran pemerintah tetap sebagai satu-satunya aktor yang berhak mengambil kebijakan, keputusan, dan tata cara pelaksanaannya. Pada ujungnya, reformasi dalam governing berwujud pada pendekatan New Public Management.

Keempat, governance erat berkait dengan aspek memerintah secara bersama. Dalam konsep ini, pemerintaha duduk bersama organisasi-organisasi masyarakat mengambil keputusan, kebijakan, dan tata cara pelaksanaannya. Peran yang diperbesar dalam governance adalah birokrat lini. Kelima, dalam kaitannya dengan demokrasi, governance menghendaki keterlibatan warganegara dalam pemerintahan tidak hanya pada saat pemilu saja. Dalam kaitannya dengan efektivitas, governance memangkas kelambanan dan insensitivitas yang biasanya berkembang dalam sistem pengambilan keputusan terpusat dan hirarkis.


Referensi
Agus Dwiyanto, Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia, (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2006)
B. Guy Peters, Governance and Publik Bureaucracy: New Forms of Democracy or New Forms of Control?, (The Asia Pacific Journal of Publik Administration Vol. 26, No.1 June 2004)

Lihat juga :

Keyword :
posisi aparatur sebagai pelaksana birokrasi posisi birokrasi posisi birokrasi dalam masyarakat dan negara posisi birokrasi dalam negara posisi birokrasi dalam pemerintahan wanita menduduki posisi birokrasi posisi aparatur sebagai pelaksana birokrasi posisi birokrasi posisi birokrasi dalam masyarakat dan negara posisi birokrasi dalam negara posisi birokrasi dalam pemerintahan wanita menduduki posisi birokrasi posisi aparatur sebagai pelaksana birokrasi posisi birokrasi posisi birokrasi dalam masyarakat dan negara posisi birokrasi dalam negara posisi birokrasi dalam pemerintahan wanita menduduki posisi birokrasi posisi aparatur sebagai pelaksana birokrasi posisi birokrasi posisi birokrasi dalam masyarakat dan negara posisi birokrasi dalam negara posisi birokrasi dalam pemerintahan wanita menduduki posisi birokrasi posisi aparatur sebagai pelaksana birokrasi posisi birokrasi posisi birokrasi dalam masyarakat dan negara posisi birokrasi dalam negara posisi birokrasi dalam pemerintahan wanita menduduki posisi birokrasi Cream Pengencang Kulit Wajah Paling Cepat MENGENAL AKTIVA TETAP MENGENAL TENTANG PEMASARAN MATERI PERTUMBUHAN EKONOMI

Jumat, 12 Oktober 2018

4 Model Kepemimpinan Politik

Inilah Model-Model Kepemimpinan Politik

Model-model kepemimpinan politik kini penting untuk dikaji ulang. Indonesia sebentar lagi akan memilih presiden baru. Tanggal pemilihan tersebut 9 Juli 2014. Model-model kepemimpinan politik ditengarai penting untuk mengidentifikasi karakteristik masing-masing calon presiden yang akan bersaing nanti. 

Sekurangnya terdapat 4 model kepemimpinan politik, yaitu: (1) Negarawan, (2) Demagog, (3) Politisi Biasa, dan (4) Citizen-Leader. [1] Negarawan adalah seorang pemimpin politik yang memiliki visi, karisma pribadi, kebijaksanaan praktis, dan kepedulian terhadap kepentingan umum yang kepemimpinannya itu bermanfaat bagi masyarakat. Demagog adalah seseorang yang menggunakan keahliannya memimpin untuk memeroleh jabatan publik dengan cara menarik rasa takut dan prasangka umum untuk kemudian menyalahgunakan kekuasaan yang ia peroleh tersebut demi keuntungan pribadi. Politisi seorang pemegang jabatan publik yang siap untuk mengorbankan prinsip-prinsip yang dimiliki sebelumnya atau mengesampingkan kebijakan yang tidak populer agar dapat dipilih kembali. Citizen-Leader Seseorang yang mempengaruhi pemerintah secara meyakinkan meskipun ia tidak memegang jabatan resmi pemerintahan.


Karakteristik Masing-masing Model Kepemimpinan Politik 

Definisi masing-masing model kepemimpinan politik sudah diketahui. Persoalan selanjutnya adalah, bagaimana melakukan perabaan guna mengidentifikasi seorang capres masuk ke kategori mana. Untuk itu diperlukan seperangkat indikator. Indikator ini penting demi melakukan pengukuran karakter seorang individu capres. 

1. Karakteristik Negarawan adalah: 
  • Mengejar kebaikan umum. Pemimpin terbaik termotivasi bukan oleh kepentingan diri sendiri yang kasar melainkan oleh kebaikan umum.
  • Kebijaksaan yang praktis. Visi kebaikan publik, semenarik apapun tidak akan berguna tanpa orang yang punya visi tersebut tidak tahu bagaimana cara mencapainya. Sebab itu, pemimpin yang baik harus memiliki kebijaksaan yang praktis, dengan mana lewat kebijaksanaan itu, pemimpin bisa memahami hubungan antara tindakan yang diambil dengan konsekuensi-konsekuensinya.
  • Keahlian politik. Pemimpin yang baik sekaligus pula seseorang yang punya bakat dalam menilai dan melakukan pendelegasian wewenang. Dalam memimpin negara, pemimpin harus menjalankan birokrasi raksasa, mengarahkan para staf, bekerja sama dengan para legislator demi meloloskan program pemerintahan, dan menggalang opini publik sehubungan dengan kebijakan administrasi. Tanpa keahlian politik yang menyukupi, mustahil tugas-tugas berat seperti ini dapat berjalan secara baik.
  • Kesempatan luar biasa. Negarawan lahir dari suatu kondisi kritis. Ketika suatu negara berada dalam pusaran kejenuhan, kebosanan, stagnasi, disorientsi, atau perang, dari sinilah negarawan umumnya lahir.
  • Nasib baik. Terkadang, seorang negarawan lahir karena nasib baik. Kadang pula disebutkan, bahwa ia dianugerahi berkah oleh Yang Mahakuasa untuk memikul beban masyarakat dan negaranya.

2. Karakteristik Demagog adalah: 
  • Ia mengeksploitasi prasangka publik. Sebagai seorang tokoh, demagog sangat sensitif akan prasangka-prasangka sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Ia kemudian memerankan diri sebagai berdiri di sisi masyarakat sehubungan dengan prasangka yang muncul. Peran tersebut dibarengi dengan rangkaian janji bahwa ia akan memastikan bahwa prasangka tersebut akan ditanggulangi apabila ia menduduki jabatan politik.
  • Kerap melakukan distorsi atas kebenaran. Kebenaran adalah tidak lebih dari komoditas politik. Apabila kebenaran tersebut tidak sejalan dengan prakteknya untuk menggapai kekuasaan, ia akan mendistorsinya. Distorsi tersebut sebagian besar diperkuat dengan aneka fakta "kuat" yang ia susun sehingga distorsi tersebut masuk akal. Dengan kata lain, ia membuat "babad" yaitu rangkaian cerita historis yang menguatkan posisinya di atas kebenaran yang ada.
  • Mengumbar janji-janji manis untuk memeroleh kuasa politik. Terlebih, apabila janji tersebut cukup populis dengan pangsa pemirsa yang cukup besar. Sekali lagi, bagi seorang demagog, janji adalah komoditas politik yang akan digunakannya sebagai instrumen kampanye guna meneguhkan posisinya dibanding para kompetitornya yang lain.
  • Tidak canggung menggunakan metode yang dinilai kurang bermoral. Hal ini terkait dengan karakteristik-karakteristik sebelumnya. Masalah moral bukan masalah yang harus diprioritaskan. Moral bergantung pada tujuan, dan moral dalam diri seorang demagog adalah situasi di mana keinginannya untuk berkuasa terealisasi. Tidak ada penilaian moral untuk metode yang ia gunakan untk menyapai tujuan kekuasaan.
  • Memiliki daya tarik yang besar terhadap masyarakat banyak. Seorang demagog sekaligus adalah orang yang populer di mata publik. Aneka daya tarik bisa saja dimiliki seorang demagog. Daya tarik inilah yang sesungguhnya membuat publik memercayai seorang demagog. Publik tidak lagi kritis akan variabel ideosinkretik yang melekat di dalam diri demagog. Publik hanya memercayai apa dan bagaimana performance seorang demagog secara aktual.
  • Jika negarawan secara tulus peduli akan keadilan dan kebaikan umum, maka Demagog sekadar berpura-pura peduli dalam rangka memeroleh jabatan, yang begitu ia mendapatkannya, tanpa ragu ia akan mengkhianatinya. Hal ini sesuai dengan karakteristik seorang demagog, bahwa ia hanya ingin berkuasa. Setelah ia berkuasa, segala hal yang ia janjikan di masa-masa sebelumnya akan direnegosiasi ulang.

3. Karakteristik Politisi biasa adalah: 
  • Tidak punya visi dan bakat yang cemerlang. Seorang politisi biasa tampak kurang bersinar. Ia hanya berada di "sekeliling" tanpa pernah menjadi pusat pengambilan arah suatu masyarakat. Visi yang ia miliki terlampau umum, kurang greget, "biasa", dan terkesan asal ambil. Bakat yang ia miliki mungkin alami atau "karbitan", tetapi publik memandangnya sebagai "datar", "umum", dan "kurang menarik."
  • Hidup cuma day-to-day, dengan upaya untuk mengatasi tekanan dan hambatan yang dialami dalam keseharian. Politisi biasa tidak hidup untuk long-term melainkan short-term. Ia hanya dipusingkan urusan bagaimana agar ia tetap bercokol di lingkaran kekuasaan. Ia tidak terlalu pusing apabila disebut tidak melakukan apa-apa di dalam jabatannya. Ia baru merasa pusing apabila menghadapi kemungkinan akan tidak dipakai kembali di masa mendatang.
  • Kendati ingin berbuat sesuatu yang baik, mereka selalu kesulitan menjaga isu-isu moral dan etika secara tegas. Politisi biasa janganlah diharapkan untuk bicara masalah moral ataupun etika. Masalah moral dan etika bukanlah prioritas di dalam jabatannya. Kerapkali memang, politisi biasa ingin berbuat sesuatu yang baik. Namun, kerap pula keinginan tersebut dibatasi oleh keinginannya untuk menyenangkan seluruh pihak. Ia ingin diterima oleh semua pihak dan moral serta etika kerap menjadi korban dari kehendaknya tersebut.
  • Mereka sulit mengatasi risiko politik. Karena itulah, mereka memosisikan diri mereka di titik aman. Ia berusaha netral bahkan di saat ia ada dalam posisi terjepit untuk memilih. Pilihan barulah ia buat apabila ada keyakinan bahwa pilihan tersebut membawanya ke titik aman lainnya. Bagi politisi biasa, perjuangan untuk tetap di pusaran kekuasaan adalah lebih penting ketimbang ia menunjukkan posisi dirinya yang asli.
  • Kendati mereka ini umumnya tidak korup, tetapi sesungguhnya mereka mudah sekali untuk disuap. Karena mereka enggan menanggulangi risiko politik, mereka menerapkan image tidak korup. Dan, ketidakkorupan ini bukanlah sesuatu yang mutlak kita tidak harus percaya. Sayangnya, mereka justru membuka diri untuk disuap. Kesediaan disuap ini tegas dilatarbelakangi oleh kehendak mereka untuk menyari aman. Toh, bukan saya yang meminta tetapi mereka.
  • Mereka ini tidak lebih baik atau lebih buruk dari manusia lainnya. Bedanya, mereka punya posisi untuk melakukan hal-hal buruk (ataupun baik) dengan dampak lebih besar. Secara umum, mereka sulit dibedakan dengan warganegara lain pada umumnya. Mereka terlampau biasa, sehingga perilaku yang mereka tunjukkan di layar kaca atau media massa sama persis dengan perilaku kita, keluarga kita, ataupun teman kita. Bedanya, kita, keluarga kita, ataupun teman kita tidak punya kuasa untuk membuat kebijakan umum. Para politisi biasa ini bisa.

4. Karakteristik Citizen-Leader adalah: 
  • Punya pengabdian unik atas masyarakat. Mereka ini, dalam waktu lama, aktif memimpin suatu segmen dalam masyarakat dalam memerjuangkan keyakinan dan posisi mereka di dalam kepolitikan suatu negara. Mereka nyaris tidak lagi memiliki kehidupan privasi karena hampir di setiap saat, mereka harus bergerak, bekerja, dan mengatasi permasalahan segmen masyarakat yang mereka wakili. Mereka inilah yang kerap berhadapan dengan kuasa-kuasa formal, bersitegang, dan menerima sanksi atas keyakinan pengabdiannya. Sulit untuk meminta sesuatu yang sifatnya formalitas pada mereka karena kuasa negara yang formal itu pun dalam anggapan mereka sudah bersifat informal.
  • Punya magnet personal di dalam dirinya. Seorang citizen-leader diyakini memiliki daya tarik yang luar biasa di dalam diri mereka. Magnet inilah yang membuat para pengikutnya bahkan rela memberikan loyalitas mereka kepada dirinya. Daya tarik ini dapat merupakan perpaduan unik antara berkah dari Yang Mahakuasa dengan bakat-bakat kepimpimpinan yang ia miliki.
  • Keberaniannya di atas rata-rata, sehingga menarik orang-orang untuk menjadi pengikutnya. Dare to be different adalah pasti kualitas yang ada di dalam diri seorang citizen-leader. Keberanian yang ia miliki jauh di atas rata-rata orang di sekelilingnya. Keberanian yang ia miliki menular kepada para pengikutnya sehingga perjuangan yang ia bawakan memiliki stamina cukup untuk durasi panjang.

---------- 
[1] Thomas M. Magstadt, Understanding Politics: Ideas, Institutions, and Issues (Belmont: Wadsworth, 2010) p.307

Keyword :
gaya kepemimpinan politik gaya politik kepemimpinan adalah gaya politik kepemimpinan yang bagaimanakah yang memperkuat integrasi nasional model kepemimpinan politik model kepemimpinan politik soekarno gaya kepemimpinan politik gaya politik kepemimpinan adalah gaya politik kepemimpinan yang bagaimanakah yang memperkuat integrasi nasional model kepemimpinan politik model kepemimpinan politik soekarno gaya kepemimpinan politik gaya politik kepemimpinan adalah gaya politik kepemimpinan yang bagaimanakah yang memperkuat integrasi nasional model kepemimpinan politik model kepemimpinan politik soekarno gaya kepemimpinan politik gaya politik kepemimpinan adalah gaya politik kepemimpinan yang bagaimanakah yang memperkuat integrasi nasional model kepemimpinan politik model kepemimpinan politik soekarno gaya kepemimpinan politik gaya politik kepemimpinan adalah gaya politik kepemimpinan yang bagaimanakah yang memperkuat integrasi nasional model kepemimpinan politik model kepemimpinan politik soekarno gaya kepemimpinan politik gaya politik kepemimpinan adalah gaya politik kepemimpinan yang bagaimanakah yang memperkuat integrasi nasional model kepemimpinan politik model kepemimpinan politik soekarno gaya kepemimpinan politik gaya politik kepemimpinan adalah gaya politik kepemimpinan yang bagaimanakah yang memperkuat integrasi nasional model kepemimpinan politik model kepemimpinan politik soekarno gaya kepemimpinan politik gaya politik kepemimpinan adalah gaya politik kepemimpinan yang bagaimanakah yang memperkuat integrasi nasional model kepemimpinan politik model kepemimpinan politik soekarno Cara Mudah Mengatasi Kulit Berminyak TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI DEFINISI URF Irrigation Improvements Reduce Food Inequality Lucu Ikan Buntal Dalam Air OVERCOMING STRESS BY SHOUTING Tanda-tanda sperma Anda normal Ikan Buntal (Ikan Kembung) Persamaan Eksponensial atuna el tufuli Apa Dampak Makan Lebih dari Jam 8.? 16 Definisi Sosiologi (Menurut Para Ahli) Downhill rar Jenis Pembengkakan Saluran Kencing Pencerah Dan Pengencang Kulit Wajah Ampuh Kasih Sayang Dalam Islam HUKUM PEMBERIAN GARANSI DALAM ISLAM MEMBERI HONOR (IJARAH) KEPADA YANG TIDAK MEMILIKI PEKERJAAN WAJAR ETIKA PERIKLANAN (MAKALAH)
ISTILAH - ISTILAH AKUNTANSI APA ITU SPSS | SPSS ADALAH Informasikesehatan Anton Tasik

Rabu, 10 Oktober 2018

Jenis Pembengkakan Saluran Kencing

Jenis Pembengkakan Saluran Kencing

Saluran kemih adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak dapat mengeluarkan air kencing ke dalam kandung kemih, sehingga urin tidak dapat dikontrol. Ini bisa terjadi pada siapa saja, pria atau wanita.

Jenis apa?

Ada banyak jenis edema. Jenis yang paling umum adalah:

Membengkak karena tekanan.?
Ketika Anda batuk, tertawa, bersin, mengangkat atau lari, urin akan keluar. Menurut Institut Nasional Diabetes, Penelitian Pencernaan dan Ginjal, jenis ini lebih sering terjadi pada wanita.

Bengkak dorongan.?
Bahkan jika Anda hanya minum sedikit, Anda akan merasa bahwa Anda memiliki keinginan untuk buang air kecil dan urin akan dibuang. Akses ke kamar mandi akan lebih sering.

Lonjak meluap.?
Kandung kemih terasa penuh dan urin bisa mengalir keluar. Anda akan merasa bahwa kandung kemih terasa penuh, tetapi Anda tidak bisa mengosongkannya. Tipe ini biasanya terjadi pada pria dengan pembengkakan prostat dan diabetes.

Pembengkakan fungsional? 
Ini umum terjadi pada orang yang memiliki kandung kemih normal tetapi tidak dapat pergi ke toilet karena penuaan, depresi dan pengaruh lingkungan lainnya.

Ekspansi campuran? 
Ini adalah kombinasi dari ekspansi stres dan dorongan. Telah dilaporkan bahwa sekitar 50% wanita yang mengalami pembengkakan stres juga mengalami gejala pembengkakan.

Jika Anda mengalami masalah ini, silakan kunjungi dokter. Dokter akan mempelajari riwayat medis dan mencatat kebiasaan buang air kecil. Ia juga akan melakukan berbagai pemeriksaan fisik dan tes urin untuk mencari tahu mengapa. Tes termasuk biopsi kandung kemih dan urodynamics (pemeriksaan uretra sfingter).



pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, pembengkakan saluran kencing, uretra wanita bengkak gambar kandung kemih antibiotik untuk infeksi saluran kemih obat tradisional untuk infeksi saluran kencing obat tradisional infeksi saluran kencing pada wanita penyebab infeksi saluran kemih pada pria pengobatan infeksi saluran kemih infeksi saluran kencing pada wanita dewasa Cara Mudah Mengatasi Kulit Berminyak TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI DEFINISI URF Irrigation Improvements Reduce Food Inequality Lucu Ikan Buntal Dalam Air OVERCOMING STRESS BY SHOUTING Tanda-tanda sperma Anda normal Ikan Buntal (Ikan Kembung) Persamaan Eksponensial atuna el tufuli Apa Dampak Makan Lebih dari Jam 8.? 16 Definisi Sosiologi (Menurut Para Ahli) Downhill rar Jenis Pembengkakan Saluran Kencing